MEDAN, UINSU TV – Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) sukses menggelar ajang bergengsi Festival Bahasa 2026. Kompetisi yang berlangsung khidmat dan meriah selama empat hari, terhitung sejak 17 hingga 20 Juni 2026 kemarin, menjadi panggung pembuktian bakat kebahasaan bagi generasi muda.
Dalam perhelatan tahunan ini, dua mahasiswi UINSU berhasil menorehkan prestasi gemilang dan mengharumkan nama kampus di tingkat universitas. Mereka adalah Shely Nurlela yang sukses menyabet Juara 2 Pidato Bahasa Jawa, serta Rizki Fauziah Nasution yang berhasil mengamankan posisi Juara 3 Pidato Bahasa Indonesia.
Harmoni Tradisi dan Nasionalisme dalam Pidato

Keberhasilan ini menjadi catatan impresif bagi kedua peserta. Shely Nurlela, yang berkompetisi di kategori Pidato Bahasa Jawa, dinilai berhasil membawakan materi dengan keaslian dialek, kesantunan (unggah-ungguh), serta penjiwaan yang kuat. Di sisi lain, Rizki Fauziah Nasution tampil tak kalah memukau di kategori Pidato Bahasa Indonesia lewat retorika yang tegas, sistematis, dan solutif dalam merespons isu-isu modern.
Kepala Pusat Bahasa UINSU menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi para peserta. Pihaknya menyatakan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan upaya konkret dalam merawat identitas bangsa.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Shely dan Rizki. Festival Bahasa 2026 ini dirancang untuk menguji sekaligus mengasah bagaimana generasi muda menyeimbangkan antara kelestarian bahasa daerah sebagai akar budaya, dan penguatan bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa,” ujarnya saat menutup acara.
Detail Perolehan Juara

Untuk melihat peta kemenangan di dua kategori tersebut, berikut adalah ringkasan hasil kejuaraannya
| Kategori Lomba | Nama Pemenang | Raihan Prestasi | Delegasi / Lembaga |
| Pidato Bahasa Jawa | Shely Nurlela | Juara 2 | UIN Sumatera Utara |
| Pidato Bahasa Indonesia | Rizki Fauziah Nasution | Juara 3 | UIN Sumatera Utara |
Komitmen UINSU dalam Pengembangan Bakat
Festival Bahasa 2026 yang dipusatkan di Gedung Pusat Bahasa UINSU ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai perwakilan fakultas dan instansi. Selama empat hari penuh, para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mengikuti serangkaian lokakarya kebahasaan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi publik.
Dengan berakhirnya festival ini pada 20 Juni lalu, pihak rektorat UINSU berharap pencapaian Shely Nurlela dan Rizki Fauziah Nasution dapat menjadi pemantik motivasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus berani tampil, berkarya, dan mengukir prestasi di berbagai bidang keahlian.
