Sentuh Akar Rumput, Mahasiswa Ekonomi Islam UINSU Sukses Gelar “Islamic Impact Outreach” di Deli Serdang

DELI SERDANG, UINSU TV – Dalam upaya mengejawantahkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) sukses meluncurkan program aksi sosial-keagamaan bertajuk “Islamic Impact Outreach”.

Aksi nyata yang berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada 7 hingga 8 Maret 2026, ini dipusatkan di Desa Patumbak 1, Kabupaten Deli Serdang. Kehadiran para mahasiswa ini membawa misi besar: mempererat kedekatan akademisi dengan masyarakat akar rumput, sekaligus menghidupkan syiar Islam yang inklusif dan edukatif di daerah tersebut.

Masjid Al-Huda Jadi Pusat Syiar dan Edukasi

Seluruh rangkaian kegiatan Islamic Impact Outreach dikonsentrasikan di Masjid Al-Huda Patumbak, yang bertransformasi menjadi pusat peradaban mini selama akhir pekan tersebut. Langkah ini diambil mahasiswa untuk mengembalikan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai ruang edukasi, sosial, dan kebudayaan bagi warga sekitar.

Puncak dari pengabdian ini ditandai dengan digelarnya Tausiyah Akbar yang dihadiri oleh ratusan jamaah, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, ibu-ibu pengajian, hingga pemuda setempat.

Suasana religius semakin kental dengan hadirnya Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSU, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., sebagai narasumber utama. Dalam ceramahnya yang menyejukkan sekaligus visioner, Prof. Syukri Albani mengupas tuntas tentang penguatan ketahanan ekonomi keluarga berbasis syariah serta pentingnya menjaga moralitas generasi muda di era digital.

“Pengabdian ini bukan sekadar formalitas akademik. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa Ekonomi Islam untuk memberikan dampak (impact) nyata. Kita ingin masyarakat desa tidak hanya berdaya secara spiritual, tetapi juga mandiri secara pemikiran dan ekonomi melalui nilai-nilai Islam,” tegas Prof. Syukri Albani dalam tausiyahnya.

Gali Potensi Anak Melalui Festival Perlombaan Islami

Selain menyasar kalangan dewasa melalui siraman rohani, Islamic Impact Outreach secara cerdas merangkul generasi emas Desa Patumbak 1. Pada hari kedua, suasana Masjid Al-Huda mendadak riuh dan semarak oleh tawa anak-anak yang mengikuti berbagai festival perlombaan.

Panitia merancang kompetisi ini untuk melatih mental, kreativitas, dan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai agama sejak dini. Adapun detail kegiatan perlombaan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut:

Kategori PerlombaanTarget PesertaFokus Pengembangan
Busana MuslimAnak-anak (Putra/Putri)Menanamkan rasa percaya diri dan estetika berpakaian syar’i
Hafalan Surah PendekAnak-anak / TPAMenguji kelancaran, tajwid, dan kecintaan pada Al-Qur’an
AdzanAnak-anak (Putra)Melatih keberanian dan teknik vokal panggilan ibadah
MewarnaiAnak Usia Dini / TKMengasah motorik halus dan kreativitas bertema Islami

Para pemenang lomba mendapatkan piala penghargaan, sertifikat, serta bingkisan edukatif yang disediakan oleh panitia sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka tampil di depan publik.

Apresiasi Tinggi dari Pemerintah Desa dan Warga

Kepala Desa Patumbak 1 beserta segenap pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Huda memberikan acungan jempol dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif cerdas mahasiswa FEBI UINSU ini. Warga mengaku sangat terbantu, terutama dalam memberikan wadah kegiatan positif bagi anak-anak mereka di hari libur.

“Kami sangat bersyukur Desa Patumbak 1 dipilih menjadi lokasi Islamic Impact Outreach. Kehadiran adik-adik mahasiswa dan Bapak Dekan Prof. Syukri Albani membawa energi positif yang luar biasa. Kampung kami menjadi lebih hidup, dan anak-anak menjadi sangat bersemangat ke masjid,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Melalui penutupan acara yang haru pada 8 Maret 2026, kelompok mahasiswa Ekonomi Islam UINSU berharap bahwa output dari kegiatan ini dapat terus membekas. Program ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan sosial serupa di masa depan, demi mewujudkan masyarakat yang madani, religius, dan sejahtera.